Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Timur berkomitmen penuh terhadap olahraga yang bersih dan jujur. Setelah masalah sanksi WADA yang menimpa Indonesia, KONI Jatim mengambil inisiatif cepat dengan fokus pada Penguatan LADI (Lembaga Anti Doping Indonesia) di tingkat regional. Program ini bertujuan memastikan semua atlet Jatim bebas dari penggunaan zat terlarang yang merusak fair play.
Sinergi KONI Jatim untuk Penguatan LADI di Level Provinsi
Upaya Penguatan LADI di Jawa Timur diwujudkan melalui sinergi intensif antara KONI dengan Dinas Kesehatan dan lembaga pendidikan. KONI Jatim memfasilitasi kebutuhan LADI regional, termasuk peralatan tes dan pelatihan petugas sample collector. Kerjasama ini penting agar prosedur tes doping dapat dilakukan secara mandiri dan sesuai standar internasional.
Edukasi Anti-Doping Menjadi Kurikulum Wajib Bagi Atlet
Salah satu pilar utama program adalah edukasi anti-doping yang wajib diikuti oleh semua atlet dan pelatih di bawah naungan KONI Jatim. Materi ini mencakup daftar zat terlarang WADA, risiko kesehatan, dan konsekuensi hukum dari doping. Edukasi ini juga berfungsi sebagai bagian dari Penguatan LADI dengan menyebarkan informasi yang valid dan terbaru.
Pemahaman Konsumsi Suplemen dan Risiko Kontaminasi
Dalam sesi edukasi, perhatian khusus diberikan pada bahaya suplemen yang tidak terdaftar atau tidak jelas kandungannya. Atlet diajarkan cara memverifikasi produk dan risiko kontaminasi silang yang dapat menyebabkan tes doping positif. Langkah ini merupakan bagian penting dari Penguatan LADI di mana pencegahan adalah kunci keberhasilan utama.
Pelatihan Khusus Bagi Staf Medis dan Pelatih Cabor
Bukan hanya atlet, staf medis dan pelatih juga mendapat pelatihan mendalam. Mereka harus memahami prosedur Therapeutic Use Exemptions (TUE) dan memastikan resep obat yang diberikan kepada atlet tidak melanggar kode anti-doping. Pelatihan ini mendukung Penguatan LADI dengan menciptakan support system yang kompeten dan bertanggung jawab.
Sosialisasi Kewajiban Pelaporan Lokasi (Whereabouts)
Atlet high-performance diwajibkan memahami dan melaporkan lokasi mereka (whereabouts) untuk tes doping di luar kompetisi (out-of-competition testing). KONI Jatim membantu atlet dalam mematuhi prosedur pelaporan ini. Kepatuhan ini adalah indikator penting dari Penguatan LADI dan kesiapan Jatim mematuhi standar global.
Komitmen KONI Jatim: Prestasi Juara Harus Jujur
KONI Jawa Timur menegaskan bahwa prestasi juara harus diraih dengan jujur dan menjunjung tinggi sportivitas. Seluruh stakeholder diminta mendukung penuh Penguatan LADI dan program anti-doping ini. Dengan integritas yang tinggi, Jawa Timur siap menjadi teladan olahraga bebas doping di Indonesia dan Asia Tenggara.
